3 Metode Print Kain yang Biasa Digunakan

Sekarang, sudah banyak jasa print kain yang bergerak secara digital. Jika ingin cetak kain tidak perlu mencari jauh-jauh jasa percetakan. Anda bisa melakukan pemesanan print kain hanya dari rumah saja. Cukup mengunjungi marketplace desain, Anda sudah bisa memesan cetakan berbagai motif kain, mulai dari motif seamless pattern hingga motif batik. Bahkan Anda lebih leluasa memilih jenis kain mana yang akan digunakan.

Setelah memilih jenis kain dan motif apa yang akan Anda pakai pada pencetakan. Ketahui pula bagaimana proses pencetakan kainnya. Apakah dengan metode tradisional ataukah dengan metode modern seperti digital printing. Cara modern biasanya menghasilkan kualitas yang bagus dan lebih cepat selesai daripada cara tradisional. Untuk lebih jelas tentang metode print kain, simak ulasan berikut ini!

Pilih kain dulu

Tentukan kain seperti apa yang Anda inginkan untuk cetakakan Anda. Jika ingin motif kain batik berarti kain yang Anda pilih haruslah katun. Sebab, kain katun ini mempunyai peresapan yang baik dan tidak mudah goyah saat dicetak. Pilih kain yang nyaman dibadan Anda dan bisa mendukung hasil cetakan.

Digital Printing

Digital printing adalah metode print kain yang paling populer saat ini. Dimana, cetak kain menggunakan sebuah printer khusus untuk kain. Desain motif kain nantinya dibuat dalam bentuk file komputer. Selanjutnya, komputer akan memberikan perintah pada printer untuk melakukan pencetakan. Kalau Anda sudah cocok dengan jasa marketplace desain yang satu, janganlah berpindah-pindah tempat lagi.

Sebab, perpaduan warna biasanya tidak sama antara jasa yang satu dengan yang lainnya. Anda bisa mengetahui kualitas pencetakan melalui testimoni pelanggan.  Ingat, kualitas pencetakan tergantung pada kualitas mesin, SDM atau tenaga kerja dan perpaduan tintanya. Teknik ini dipakai marketplace desain untuk mencetak pesanannya.

Wet Printing

Metode berikutnya disebut Wet Printing atau Screen Printing yang dikenal dengan sablon. Proses pencetakan dibuat pada daerah berwarna dan desain bisa dicetak secara berulang-ulang agar menghasilkan motif serupa. Berikut tahap-tahap penyablonan :

Pembuatan motif kain atau desain

Pada wet printing, langkah pertama yang dilakukan adalah membuat desain motif kain batik atau seamless pattern. Pembuatan desainnya bisa dengan mengcopy gambar atau motif yang akan digunakan. Tekniknya memakai kertas yang tembus cahaya agar mampu menjadikan hasil cetakannya lebih halus dan mewah.

Pencetakan

Selanjutnya ke tahap pencetakan. Saat print kain pada tahap ini membutuhkan pasta cap. Pasta ini ditaruh diatas screen, kemudian ditarik dengan rakel. Langkah ini dilakukan berulang-ulang dan kalau sudah selesai, screen harus secepatnya dicuci. Sehingga, tidak mudah rusak dan warnanya bisa cepat hilang serta bisa digunakan lagi. Setelah, dicetak maka kain dikeringkan.

Setelah itu tahap finishing, proses ini adalah tahap pencucian atau pembersihan sisa-sisa tinta. Lalu, dilakukan penyetrikaan supaya rapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *