Mau Liburan ke Meksiko? Coba 5 Kuliner Khas Suku Maya Ini!

Berdasarkan jejak sejarahnya, peradaban Suku Maya jadi yang termaju di antara suku lain pada zamannya. Bahkan di daratan Meksiko, ditemukan variasi bahasa terbanyak di dunia. Lebih banyak daripada Indonesia. Oleh karena itu, warisan moyang Suku Maya pun berlimpah. Termasuk juga kuliner khas yang wajib Anda coba kalau mau tur ke Meksiko.

1. “Dog Snout” Salsa

Bisa dibilang, inilah salsa yang berkobar-kobar. Soalnya memiliki bahan dari cabai habanero. Rasa pedasnya tidak hanya di langit-langit mulut, tetapi lebih dalam lagi. Bagi Anda yang gemar makan pedas-pedas pun bisa dibuat menangis kalau makan kuliner khas Suku Maya ini. Dinamai dengan “dog snout salsa” karena punya tekstur yang lembap.

Pada masa suku maya, saus ini digunakan sebagai pelengkap acara pesta di kuil-kuil kuno, seperti Tikal misalnya. Makanan ini kalau di Yucatan Peninsula dinamai dengan xni-pec karena berbahan dasar tomat, bawang, jeruk nipis, dan juga jus buah anggur. Kemudian dipadukan dengan cabai habanero.

2. Authentic Tamales

Belum lengkap rasanya kalau bahas kuliner khas Suku Maya kalau tanpa tamales. Untuk jaga-jaga kalau kekurangan uang dan sebagainya, tidak ada salahnya untuk mendaftarkan diri ke travel insurance. Kalau memungkinkan, beli perluasan asuransi biar jangkauan jaminannya lebih luas. Jadi kamu bisa menikmati kuliner khas Suku Maya banyak-banyak.

Temales memiliki komposisi dari harina atau minyak jagung, sayuran, keju, dan lain-lain. Kemudian isinya dijejali dengan ayam. Biasanya orang-orang Suku Maya dulu menikmati makanan ini dengan topping salsa. Rasanya sangat epik. Makanan khas ini juga bisa Anda temukan di daratan Spanyol. Cuma tidak sebanyak di Meksiko.

3. Corn Tortillas

Kuliner khas ini merupakan buah tangan orang-orang Guatemala dan memiliki dampak kepuasan setelah mencobanya. Makanan ini sering dijual di luar pasar oleh wanita. Dalam prosesnya, Anda akan terpukau dengan suara mirip tepuk tangan. Pada waktu itu, mereka tengah memasak corn ini di atas kayu-kayu besar.

Inilah bedanya jagung yang diletupkan biasa dengan jagung letupan khas Suku Maya. Ukuran yang dihasilkan besar-besar dan suaranya ketika ditahan dengan penutup itu menyerupai drum Caribbean. Dalam kepercayaan Suku Maya, corn tortillas sering dipakai untuk keperluan diet. Biar lebih lengkap rasanya, bisa dipadukan dengan kacang-kacangan.

4. Michelada

Warga Meksiko bagian timur suka sekali dengan beberapa makanan yang dipadukan dengan bir sebagai bumbu. Nah, di michelada ini merupakan cocktail-nya Suku Maya pada masa lalu. Paduan yang pas bisa dengan saus salsa, jeruk nipis, garam kasar, merica, saus Tobsco, dan lainnya. Baru kemudian di masukkan ke dalam makanan.

Kalau kamu tidak suka dengan michelada karena belum cukup umur dan sebagainya tidak mengapa. Toh, jenis cocktail ini tidak memabukkan atau sebagainya. Tapi tetap harus waspada. Apalagi kalau Anda punya tubuh yang sensitif. Jadi jangan lupa bekali dengan travel insurance. Biar ketika Anda kehabisan uang, bisa langsung klaim asuransi tersebut.

5. Poc Chuc

Kuliner poc chuc merupakan makanan khas yang bisa diawetkan dengan garam maupun pendinginan. Bahan utamanya dari daging, bisa sapi atau babi. Kalau zaman Suku Maya dulu pakai daging babi, soalnya hanya itu hewan liar yang mudah ditemukan. Restoran yang menyediakan poc chuc terbaik salah satunya adalah Restoran El Principe Tutul-Xiu.

Dalam segala hal, saat Anda jalan-jalan ke luar negeri, ada baiknya daftarkan diri ke travel insurance. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi dalam perjalanan itu. “Sedia payung sebelum hujan”. Itulah kuliner khas peninggalan Suku Maya di masa lalu. Dalam sejarah, perjalanan Suku Maya selalu heroik. Mereka salah satu bangsa terkuat di Amerika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *