Reksadana Pasar Uang, Apakah Lebih Menguntungkan dari Pada Jenis Lain? Simak Penjelasannya Berikut!

Investasi merupakan salah satu solusi untuk memperbaiki keuangan Anda kedepannya semakin menjadi lebih baik. Banyak sekali instrument investasi yang dilakukan oleh masyarakat, mungkin sebagai pemula Anda akan merasa kebingungan dalam menentukan. Salah satu yang banyak menjadi pilihan yaitu reksadana pasar uang  karena banyak yang mengatakan lebih mudah dan hanya menggunakan sedikit modal sudah bisa mulai menjalankan. Sebagai pemula yang menjadi pertimbangan yaitu tingkat resiko yang akan didapatkan, dari mulai yang rendah, sedang dan juga tinggi, .hal itu tentunya untuk menghindari kerugian yang akan berpengaruh kedepannya.

 

Pertama salah satu jenis investasi yang dapat dijalankan yaitu deposito, dengan cara itu uang Anda akan benar-benar aman. Tetapi dalam jenis investasi ini terkenal dengan prinsip semakin tinggi resiko yang akan diterima semakin tinggi pula keuntungan yang akan didapatkan. Makanya perlu juga mempertimbangkan beberapa hal lainnya. Tidak mungkin investor pemula siap dengan resiko besar yang dapat menjadikan kerugian. Makanya lebih baik Anda tetap menggunakan investasi reksadana dengan jenis pasar modal. Berikut ini beberapa kelebihan yang dari jenis reksadana tersebut, antara lain:

 

  • Keuntungan yang lebih tinggi.

Jika Anda memilih untuk menggunakan jenis investasi deposito keuntungan yang akan diperoleh yaitu sejak awal sekitar 4 sampai dengan 6 persen. Sedangkan untuk jenis reksadana sendiri keuntungan yang diperoleh lebih besar karena sistem pada reksadana tidak hanya melakukan perputaran uangnya dalam satu instrument saja tetapi juga instrument investasi lainnya.

 

  • Jumlah investasi lebih rendah.

Untuk memulai untuk investasi sendiri keduanya mempunyai perbedaan, jika dari deposito Anda harus menyiapkan modal pertama yang cukup besar atau minimal 1 juta. Sebaliknya dengan reksadana pasar uang Anda bisa memulainya dengan hanya memberikan modal pertama 100 ribu rupiah saja. Sebagai pemula tentu modal menjadi hal pertimbangan, makanya dengan ini Anda bisa mempertimbangkan.

 

  • Pengambilan uang fleksibel.

Cara deposito itu terkenal dengan pengambilan uang dalam jangka waktu tertentu jadi tidak bisa sembarangan. Jika kemungkinan harus melakukan pengambilan uang sebelum waktu ditentukan tentu akan mendapatkan denda. Hal itu berbanding terbalik dengan reksadana jenis pasar uang yang lebih fleksibel.

 

  • Tidak ada jangka waktu.

Dalam hal ini erat kaitannya dengan tujuan Anda berinvestasi karena akan berimbas pada jangka waktu pengambilan. Seperti yang telah dikatakan diatas bahwa deposito mempunyai jangka pengambilan uang yang telah ditentukan dan berbeda dengan reksadana.

 

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai perbedaan dari dua jenis investasi yang dapat dikatakan cocok untuk pemula. Tetapi ternyata dari keduanya yang sama-sama mudah terdapat kekurangan dan juga kelebihan yang berimbas pada keuntungan yang akan didapatkan. Dari itu Anda sebagai investor pemula harus dapat menentukan mana yang lebih cocok dan menguntungkan untuk dijadikan sebagai investasi masa depan. Namun ternyata dari beberapa point kelebihan reksadana diatas ada juga sisi negative dari reksadana yaitu memungkinkan untuk mendapatkan resiko dan juga nilai pengembalian modal yang tidak dapat dipastikan.

 

Jika ditarik kesimpulan memang semua jenis investasi itu mempunyai resiko baik itu jangka pendek ataupun jangka panjang. Tetapi hal itu tentunya dapat diminimalisir dengan adanya beberapa hal atau pengetahuan mengenai jenis investasi yang akan Anda lakukan. Kembali kepada Anda bahwa apapun jenis investasi yang akan dijalankan baik itu reksadana pasar uang, obligasi ataupun jenis investasi lainnya yang sering ditawarkan melalui situs jual beli online yang penting perhitungan dan juga pengetahuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *