Ternyata, Ini Lho Pengertian Sindrom Steven Johnson

Pengertian Sindrom Stevens Johnson (SJS) merupakan termasuk salah satu  penyakit yang cukup jarang di Indonesia, namun merupakan kondisi yang serius. Penyakit ini menyebabkan terjadinya kulit penderitanya gatal-gatal, melepuh, bahkan sampai mengelupas akibat dari reaksi berlebihan terhadap obat dan infeksi tertentu.

Orang yang terkena StevenJohnson Syndrome harus buru-buru dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, sedangkan masa pemulihannya bisa memakan waktu berminggu-minggu. Bahkan jika gejalanya sangat parah, penyakit ini bisa mengakibatkan kematian.

Pengertian Sindrom StevenJohnson adalah suatu sindrom kumpulan gejala yang sangat langka yang terjadi karena kulit dan membran mukosa menimbulkan reaksi berlebihan terhadap suatu obat atau infeksi. Menteri Kesehatan RI Prof Nila F Moelek menyebutkan penyakit Sindrom StevenJohnson  ialah keadaan langka yang sulit diduga. Membran mukosa adalah lapisan kulit dalam yang melapisi berbagai rongga tubuh yang memiliki serta biasanya memiliki kontak dengan lingkungan luar dan organ internal tubuh. Pada beberapa bagian tubuh, membran mukosa menyatu dengan kulit, misalnya pada lubang hidung, bibir, pipi dalam, telinga, daerah kemaluan, hingga anus.

Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan penyebab dari sindrom steven johnson, yaitu diantaranya infeksi virusseperti herpes, hepatitis A, viral pneumonia atau HIV. Penyebab lainnya ialah sistem kekebalan yang lemah contoh apabila akibat kondisi HIV atau AIDS, autoimun contohnyalupus, atau setelahperawatan tertentu, seperti kemoterapi dan transplantasi organ, juga mampu akibat adanya riwayat menderita sindrom StevenJohnson sebelumnya jika sindrom ini sebelumnya disebabkan oleh obat-obatan, maka apabila terjangkiti dari sindrom inidapat menunjukangejalakembali jika kamu menggunakan obat-obatan yang sama, atau obat dari golongan yang sama.

Riwayat keluarga dengan sindrom StevenJohnson juga mempengaruhi apabila anggota keluarga kamu ada yang mengalami sindrom ini, maka risiko untuk menderita sindrom ini pun juga akan meningkat.Berdasarkan pengertian sindrom steven johnson  telah diidentifikasi bahwa gen spesifik meningkatkan risiko pada kelompok-kelompok orang tertentu. Contohnya menurut laman Honestdocs, orang-orang Cina yang memiliki gen HLA B1502 telah mengalami sindrom setelah mereka mengonsumsi carbamazepine, berbeda dengan orang cina dengan gen HLA B1508 maka dapat terkena sindrom ini apabila dipicu oleh allopurinol.

Dokter yang menduga pasien mengalami sindrom StevenJohnson dikarenakan munculnya sejumlah gejala yang telah dipaparkan sebelumnya. Dalam rangka memastikan serta menyingkirkan kemungkinan keadaan lainnya maka dokter akan menanyakan riwayat medis pasien sebelumya untuk kemudian menjalankan pemeriksaan lanjutan, yang terdiri atas tes darah, lalu pengambilan sampel jaringan kulit atau biasa disebut lapisan mukosa, untuk diteliti kultur dan diperiksa di bawah mikroskop (biopsi), serta dilanjutkan dengan foto rontgen dada, bila dokter menduga kondisi pasien disebabkan oleh pneumonia.

Penyakit juga memiliki gejala yang mirip dengan penyakit eritema multiforme yang berat. Sindrom Steven Johnson memiliki 1 sampai 7 kasus pada setiap 1 juta penduduk dunia untuk setiap tahunnya. Sindrom ini dapat dialami oleh berbagai ras, bahkan dapat dialmi pula oleh hewan seperti anjing maupun kucing. Perempuan lebih banyak yang mengalami sindrom ini. Pada Sindrom Steven Johnson memungkinkan diidap oleh berbagai kelompok umur yang disebabkan paparan obat serta faktor usia seseorang, maka Sindrom Steven Johnson cenderung timbul pada usia yang lebih muda apabila pasien yang menderita HIV, yaitu pada usia 3,5 hingga 4 tahun.

Prinsip umum pengendalian melalui pengobatanSindrom Steven Johnsonterdiri atas langkan penggantian cairan, suplementasi nutrisi, sterilitas teknik, dan perawatan luka, dimana rujukan yang cepat ke Unit Perawatan Luka Bakar diharapkan dapat menurunkan angka kematian serta patut mempertimbangkan rawat inap  dalam kasus pasien dengan penampakan gejala awal yang ringan Hal terpenting pula bahwa apabila obat penyebabnya sudah diidentifikasi maka konsumsi obat lain harus dihentikan untuk pengaruh munculnya akibat obat-obatan.

Wah, ternyata Sindrom Steven Johnson tidak boleh dianggap remeh ya teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *